<TeGuR>
~ Kadang-kadang kita selalu ditegur~ dan teguran itu selalu menyakitkan hati kita ... oleh kerana org yg menegur itu~ Menegur kita dengan cara yang salah ~
YAnG TErteRa DI BAwaH IalAh CAra MEnegur DeNgaN BtoL Dan INsyaAlllah DeNgAN MeNGuNAkan CAra Ini HAti OrAnG YaNG DiTeGur Tidak TErLuka ~~~
Hayate~
Menegur kesalahan merupakan tindakan yang diperintahkan oleh Islam. Hanya saja butuh strategi yang tepat agar teguran itu bisa membuat perubahan bagi orang yang ditegur sehingga ia mau menyadari kesalahannya. Allah berfirman, "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik." (Q.S. An-Nahl ;125)
Kegagalan menegur seringkali disebabkan kesalahan strategi. Rasul bersabda, "Siapa saja diantara kalian yang melihat kemungkaran, maka tegurlah dengan tangannya (kekuasaannya. Jika ia tidak mampu, maka tegurlah dengan lisannya. Jika tidak mampu juga, maka tegurlah dengan hati. Namun, ini adalah selemah-lemahnya iman."Salah strategi dalam menegur hanya akan mengakibatkan kebencian yang mendalam bagi orang yang ditegur pada orang yang menegur.
Ada tiga kunci untuk menegur, yaitu:
Pertama ,tidak merendahkan ego orang yang ditegur. Secara psikologis, bila ego seseorang direndahkan, dia justru membuat pertahanan diri untuk menyelamatkan egonya dari gangguan pihak luar.
Kedua , waktu yang tepat. Salah waktu juga membuat teguran dipahami sebaliknya. Niat untuk meluruskan kesalahan pun tidak akan tercapai.
Ketiga , memahami posisi sosial yang ditegur. Untuk itu, jangan sampai teguran dianggap sebagai ancaman bagi posisi orang yang kita tegur.
Menjadi berkuasa atas diri orang lain tidaklah sulit. Yang sulit adalah berkuasa atas diri sendiri. Ketika menegur kesalahan seseorang, tentunya kita berharap orang yang kita tegur mau mengubah sikapnya sesuai saran kita. Namun, kita sering mengabaikan hal-hal kecil yang penting saat menegur. Bukan kebaikan yang kita dapat, justru sikap permusuhan.
No comments:
Post a Comment